
Pada suatu ketika Albert Einstein menulis,”The Jews are the men who will not be blamed for nothing.” Maksudnya adalah ia, sebagai Yahudi telang menyumbangkan rumus E=MC² bagi ilmu pengetahuan.
Salah satu kebohongan terbesar yang dilakukan Yahudi adalah dengan mempropagandakan Albert Einstein, yang disebut-sebut sebagai penemu rumus E=MC², sebagai jenius. Namun Nexus Magazine, vol.11, No.1, edisi Desember-Januari 2004, telah mebongkar kebohongan tersebut. Menurut majalah ini, Einstein mengambil rumus E=MC² dari Jules Henri Poincare (1854-1912) yang dikenal sbagai pakar terkemuka teori relativitas. Oleh karena itu, Einstein tidak pernah dapat menurunkan (membuat rumus turunan) rumus “yang ditemukannya itu” dengan benar. Nexus Magazine juga menyebutkan sejumlah alas an mengapa para fisikawan yang sebenarnya mengetahui kebohongan ini memilih untuk bungkam. Salah satu alasannya adalah agar fisika tetap dianggap sebagai disiplin ilmu yang memiliki prestise lebih besar daripada ilmu yang lainnya, dan dengan demikian memudahkan mereka mendapatkan sponsor untuk mendanai berbagai aktivitas.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar